Abstract :
Latar Belakang: Anemia sering diderita wanita usia subur yang disebabkan
siklus menstruasi setiap bulannya dan pola makan yang tidak seimbang.
Peningkatan terjadinya anemia pada remaja disebabkan oleh kurangnya edukasi/
pendidikan kesehatan tentang asupan gizi seimbang. Tujuan penelitian untuk
mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap
pengetahuan tentang tablet tambah darah pada remaja putri di MTs At-Thosari.
Metode: Desain analitik pendekatan pre-experimental rancangan one group
pretest posttest. Pengumpulan data dengan pretest dahulu lalu dilakukan
pendidikan kesehatan melalui media video bersumber dari Direktorat Promkes
dan PM Kemenkes RI kemudian setelah tiga hari dibagikan posttest. Responden
sebanyak 47 remaja putri di MTs At-Thosari. Teknik pengambilan sampel dengan
total sampling. Analisis dilakukan dengan uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata responden berumur 13,89 tahun,
paling banyak umur 13 tahun yaitu 31,9% (15 responden). Pengetahuan responden
sesudah diberi penkes mengalami peningkatan pada kategori tinggi dari 10,6% (5
responden) menjadi 70,2% (33 responden). Kategori sedang 78,7% (37
responden) menjadi 29,8% (14 responden). Kategori pengetahuan rendah 10,6%
(5 responden) menjadi tidak ditemukan responden pengetahuan rendah. Hasil uji
Wilcoxon didapatkan 6 responden dengan pengetahuan lebih rendah sesudah
dilakukan penkes, 2 responden pengetahuan tetap dan 39 responden pengetahuan
lebih tinggi sesudah penkes. Hasil pada a=0,05 didapatkan nilai p=0,000 sehingga
disimpulkan ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penkes
melalui media video terhadap pengetahuan tentang tablet tambah darah.
Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap
pengetahuan tentang tablet tambah darah pada remaja putri di MTs At-Thosari
Ungaran Timur.
Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Tablet tambah darah, Remaja,
Video