Abstract :
Latar Belakang: Kontaminasi mikroba yang sering terdapat pada bahan makanan
daging yaitu bakteri Escherichia coli. Escherichia coli pada daging yang melebihi
baku mutu dapat mempengaruhi kualitas daging, karena dapat mempercepat proses
pembusukan. Faktor sanitasi menjadi faktor penting penyebab adanya bakteri
Escherichia coli pada daging, karena sanitasi berperan sebagai upaya untuk
mengendalikan kontaminasi yang terjadi pada makanan dan minuman dari bakteri
dan virus yang dapat menjadi media bagi suatu penyakit. Adapun tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan RPH sebagai
faktor risiko cemaran Escherichia coli pada daging RPH.
Metode: Jenis penelitian yang dugunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian deskriptif observasional menggunakan pendekatan cross sectional.
Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 10 RPH dengan teknik pengambilan data
sanitasi lingkungan yaitu observasi dengan menggunakan instrumen yaitu lembar
observasi atau checklist. Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis
univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 100% RPH tidak memenuhi syarat
pada faktor sanitasi lingkungan. Hasil tersebut didapatkan terdapat aspek sanitasi
seperti air yang digunakan RPH (40%) tidak memenuhi syarat, sarana pembuangan
kotoran manusia (70%) tidak memenuhi syarat, pengolahan limbah cair (90%) tidak
memenuhi syarat, kebersihan tempat penanganan hewan (100%) tidak memenuhi
syarat serta saranan pembuangan sampah (90%) tidak memenuhi syarat.
Simpulan: Sebagian besar RPH memilki kondisi sanitasi lingkungan yang buruk
dan masih dalam kategori tidak memenuhi syarat.
Kata Kunci: sanitasi, lingkungan, RPH, daging.