Abstract :
Latar belakang : Kejadian hipertensi di seluruh dunia mencapai lebih dari 1,3 milyar orang (31%)
Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%. Ini mengalami peningkatan dibandingkan
prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Diperkirakan hanya 1/3 kasus
hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis, sisanya tidak terdiagnosis dimana penyakit ginjal yang
mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama
di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan, sikap, dan perilaku
pencegahan Hipertensi pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kidul Kota Salatiga.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross
sectional. Jumlah sampel yang digunakan 384 responden remaja dari 6991 remaja di wilayah kerja
Puskesmas Sidorejo Kidul dengan menggunakan teknik sampel nonprobability sampling dengan
penentuan sampel dan pengambilan data menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian
menggunakan penyebaran kuesioner ke responden remaja. Analisis data menggunakan analisis
Univariat.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi pada remaja di
Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kidul Kota Salatiga sebagian besar kurang sebanyak 217
orang (56,5%), Sikap terhadap pencegahan hipertensi pada remaja sebagian besar mendukung
sebanyak 298 orang (77,6%) dan perilaku pencegahan hipertensi pada remaja paling banyak
dalam kategori perilaku baik sebanyak 172 responden (44,8%).
Simpulan : Pengetahuan tentang pencegahan hipertensi masih kurang, sikap terhadap pencegahan
hipertensi sebagian besar mendukung dan perilaku pencegahan hipertensi berkategori baik.
Kata Kunci : hipertensi, pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan.