Abstract :
Daging memiliki kandungan gizi yang baik untuk dikonsumsi oleh manusia
karena kandungan asam amino yang lengkap menjadi bahan pangan yang sering
dikonsumsi oleh masyarakat. Daging dapat mengalami kerusakan yang
disebabkan dari beberapa cemaran (agent) mikroba seperti bahaya mikrobiologis
Escherichia coli. Faktor higiene personal dan sanitasi peralatan menjadi faktor
penting untuk menjaga kualitas makanan dari penyebab bakteri Escherichia coli
pada daging, karena dalam pengolahan makanan perlu diperhatikan untuk
menjamin keamanan pangan dan faktor kebersihan peralatan yang digunakan.
Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran higiene
personal dan sanitasi peralatan pada proses pemotongan daging di RPH
Kecamatan Ambarawa.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain deskriptif
observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling pada
penelitian ini purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 33 pekerja RPH.
Teknik pengambilan data penelitian ini yaitu dengan cara observasi menggunakan
instrumen yaitu lembar observasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis
univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 72,7% RPH tidak memenuhi syarat faktor
higiene personal. Untuk sanitasi peralatan sebesar 85,7% di RPH ruminansia tidak
memenuhi syarat dan tidak ada yang tidak memenuhi syarat di RPH unggas.
Sebagian besar RPH memilki kondisi sanitasi lingkungan yang buruk dan masih
dalam kategori tidak memenuhi syarat.
Kata Kunci: higiene personal, sanitasi peralatan, RPH, daging.