Abstract :
Latar Belakang: Pengaruh pestisida terhadap kadar hemoglobin yaitu dapat
menyebabkan penurunan produksi hemoglobin dan meningkatnya penghancuran
sel darah merah. Kecamatan Sumowono merupakan produsen bawang daun
terbesar ke-2 di Kabupaten Semarang, dalam pengelolaan pertanian petani
memanfaatkan pestisida. Berdasarkan data Puskesmas Sumowono tahun 2022
ditemukan sebanyak 0,043% remaja putri memiliki kadar hemoglobin tidak
normal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kadar
kolinesterase dengan kadar hemoglobin pada remaja.
Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan
cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling
dan diperoleh sampel sebanyak 30 remaja. Data kadar kolinesterse diperoleh dari
hasil pemeriksaan kadar kolinesterase dalam darah responden yang dilakukan
pemeriksaan di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Data kadar
hemoglobin diperoleh dari hasil pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan Hb
meter. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji korelasi Rank
Spearman.
Hasil: Berdasarkan pemeriksaan kadar kolinesterse dari 30 responden hanya
terdapat 1 responden dengan kadar kolinesterase tidak normal, sedangkan
berdasarkan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin dari 30 responden terdapat 3
responden dengan kadar hemoglobin tidak normal. Hasil uji korelasi Rank
Spearman didapatkan hasil p=0,119 maka p>0,05.
Simpulan: Tidak ada hubungan bermakna antara kadar kolinesterase dengan
kadar hemoglobin responden.
Kata Kunci: Hemoglobin, kolinesterase, pestisida, remaja