Abstract :
Perilaku kesehatan cenderung berisiko merupakan masalah keperawatan yang
dapat muncul pada keluarga dengan tahap perkembangan remaja. Pada tahap
perkembangan keluarga kelima atau keluarga dengan anak pertama remaja
memiliki karakteristik yang unik. Pada anak remaja ada karakter yang mulai
mencari jati diri dan terkadang bisa salah pergaulan. Salah satu pengaruh
pergaulan yaitu merokok. Merokok pada remaja merupakan salah satu tindakan
pemilihan gaya hidup yang tidak sehat dan itu merupakan perilaku kesehatan
cenderung berisiko.
Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan perilaku kesehatan
cenderung berisiko pada keluarga dengan tahap perkembangan remaja di Wilayah
Puskesmas Gabus I.
Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah
penelitian deskriptif dengan pendekatan pengelolaan yang dimulai dari pengkajian
dan diakhiri evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan pada tahap pengkajian
menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.
Pengelolaan perilaku kesehatan cenderung berisiko pada keluarga dilakukan
selama 4 hari. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah
promosi perilaku upaya kesehatan, dengan cara edukasi kesehatan tentang
merokok pada remaja dan membuat jadwal latihan fisik. Berdasarkan tindakan
keperawatan yang telah dilakukan masalah perilaku kesehatan cenderung berisiko
pada keluarga teratasi.
Saran bagi keluarga adalah agar lebih maksimal untuk mengawasi perilaku pada
remaja agar tidak membahayakan kesehatan serta bagi petugas puskesmas adalah
lebih aktif untuk memberikan penyuluhan kesehatan bagi remaja terutama
merokok.