Abstract :
Latar Belakang: KB merupakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah kependudukan. KB merupakan salah satu cara untuk menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Dampak baik kontrasepsi suntik memiliki tingkat efektivitas tinggi dalam pencegahan kehamilan jangka panjang. Penyebab penambahan berat badan dalam penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan adalah karena DMPA merangsang pusat pengendalian nafsu makan hipothalamus yang dapat menyebabkan akseptor makan lebih banyak dari biasanya, sehingga berpotensi mengalami peningkatan berat badan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan di PMB Nuril Gunungpati Semarang. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang ada di data rekam medis PMB Nuril Gunungpati Semarang pada tahun 2022 yaitu sebanyak 53 akseptor. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil: Setelah melakukan analisa menggunakan uji chi square didapatkan hasil nilai P value = 0,019 < 005, artinya ada hubungan penggunaan KB suntik dengan kenaikan berat badan dengan nilai OR 0,167. Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan di PMB Nuril Gunungpati Semarang dengan nilai p-value = 0,019