Abstract :
Latar Belakang : Anemia adalah menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit dan eritrosit dibawah batas nilai normal. Data ibu hamil dari bulan juli-oktober tahun 2022 didapatkan data 79 ibu hamil (44,3%), dari data tersebut 35 ibu hamil yang mengalami anemia. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Wilayah Puskesmas Jetak dengan melakukan wawancara tentang anemia sebanyak 4 ibu hamil (5%) yaitu 3 ibu hamil TM I dan 1 ibu hamil TM 2 yang mengalami anemia. Setelah dilakukan studi pendahuluan hasilnya 2 ibu hamil (2,5%) mengatakan sudah mengerti tentang anemia dan 2 (2,5%) ibu hamil tidak mengetahui tentang anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Kehamilan Diwilayah Puskesmas Jetak Kabupaten Semarang Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian desktiptif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner. Pengumpulan data menggunakan data primer, pengabilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Puposive Sampling. Pada penelitian ini didapatkan populasi sebanyak 79 ibu hamil, untuk sampel 35 ibu hamil anemia Hasil : hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan anemia kurang sebanyak 23 orang (65,7%), sedangkan Pengetahuan anemia cukup sebanyak 7 orang (20%) dan yang pengetahuan anemia baik sebanyak 5 orang (14,3%). Simpulan: Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang anemia kehamilan berkategori kurang di wilayah puskesmas jetak kabupaten semarang. Saran : Bagi puskesmas jetak kabupaten semarang lebih untuk mempromosikan program kelas ibu hamil supaya bertambah banyak yang mengikuti dan informasi terkait anemia sehingga dapat mendeteksi secara dini anemia pada ibu hamil dan bisa mengurangi masalah anemia pada ibu hamil