Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Moreira, Marta Correia Ximenes
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2023-11-19 01:16:36
Abstract :
Latar Belakang :Imunisasi dasar adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakityang sedang mewabah atau berbahaya bagi sesorang. (Sunarti.2012).Tujuan pen ilitian:untk mengetahui gambaran pemberian imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas Formos. Metode Penelitian: yang digunakan adalah deskripsi populasi dalam penelitian ini adalah 838 bayi dengan sampelnya berjumlah 89 bayi yang berumur 0-12 bulan teknik probablity sampiling dengan cara sampel rondom sampilng .Hasil Penelitian:. imunisasi HB-0 yang tepat berjumlah 89.9% sedangkan terlambat berjumlah 10.1% Sedangkan imunisasi BCG, POLIO 1 terdapat 100% bayi yang dapat imunisasi untuk imunisasi DPT,POLIO2 yang terlambat adalah 79.8% sedangkan yang terlambat adalah 20.2% dari total 89 bayi. Sedangkan imunisasi DPT, POLIO3 adalah berjumlah 79.8% sedangkan yang terlambat berjumlah 20.2% dari Total 89 bayi. Untuk DPT,POLIO4,IPV adalah berjumlah 57,3% sedangkan yang terlambat adalah 42.7%dari Total 89. bayi yang belum kembali untuk melalukan imunisas campak adalah 3.4% dan yang tepat mendapatkan imunisasi adalah 43.8% Sedangkan terlambat mandapatkan imunisasi adalah 52.8% dari total 89 bayi.Kesimpulan: Pemberian Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Formosa Dili Timor leste tentang imunisasi terlambat DPT,POLIO2 dan DPT,POLIO3 adalah berjumlah 20.2%. di tambah dengan DPT,POLIO4, IPV, masih berjumlah 42.7%.dan untuk berjumlah 52,8%.Saran: Disarankan kepada tenaga kesehatan ataupun k ader untuk lebih memperhatikan dan memberikan konseling atau himbauan terhadap pengetahuan orang tua khususnya terhadap ibu tentang pentingnya imunisasi.