Abstract :
Latar Belakang: Pada kala I persalinan banyak masalah yang terjadi pada ibu yang akan bersalin, seperti sulit tidur, ketakutan, kesepian, stres, marah, keletihan, kecewa, perasaan putus asa, terutama kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kehadiran suami akan membawa ketenangan dan menjauhkan sang ibu dari stres dan kecemasan yang dapat mempersulit proses kelahiran dan persalinan, membawa pengaruh positif secara psikologis, dan berdampak positif pula pada kesiapan ibu secara fisik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Pendampingan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Proses Persalinan Ibu Kala I Di Wilayah Kerja Puskesmas Semowo Tahun 2022/ 2023 Metode: Desain penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross secitonal pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu 33 responden, instrumen yang digunakan yaitu kuesioner HARS untuk mengukur tingkat kecemasan pada ibu persalin kala I. Analisis dalam penelitian ini adalah dengan uji Chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari 9 responden yang tanpa pendampingan suami sebagian besar responden mengalami kecemasan berat sebanyak 5 responden (55,6%), sedangkan dari 24 responden yang mendapat pendampingan suami sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 22 responden (91,7%). Dari hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p value = 0,09 < ? (0,05) hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan pendampingan suami terhadap pengurangan rasa cemas pada proses persalinan ibu kala I Di Wilayah Kerja Puskesmas Semowo Tahun 2022/ 2023. Simpulan: Ada hubungan pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan pada proses persalinan ibu kala I Di Wilayah Kerja Puskesmas Semowo. Disarankan kepada pelayanan kesehatan lebih memperhatikan kecemasan ibu bersalin kala I dengan memberikan bantuan dan dukungan pada ibu agar seluruh rangkaian proses persalinan berlangsung dengan aman baik bagi ibu maupun bagi bayi yang dilahirkan