Abstract :
Latar belakang : Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek dari indra yang dimilikinya. Tanpa adanya pengetahuan tentang zat besi, maka ibu sulit menanamkan kebiasaan dalam menggunakan bahan makanan sumber zat besi yang penting bagi kesehaatan ibu hamil. Kekurangan zat besi pada ibu hamil menyebabkan anemia. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Risiko kematian maternal, angka prematuritas, berat badan bayi lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah selama kehamilan Di Pmb Sary Rahayu Ningsih Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif dengan teknik pengambilan sampel secara non probabilitas, pengamatan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pentingnya konsumsi tablet penambah darah selama kehamilan sebanyak 8 responden (23.5%) ,pengetahuan cukup sebanyak 20 responden (58.8% )dan yang memiliki pengetahuan kurang tentang pentingnya konsumsi tablet penambah darah selama kehamilan sebanyak 6 responden (17.7%). Tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap pentingnya konsumsi tablet penambah darah mayoritas berpengetahuan cukup yaitu 20 orang(58.8%). Diharapkan kepada ibu hamil lebih menyadari akan pentingnya konsumsi tablet penambah darah selama kehamilan agar dapat mencegah terjadinya anemia dalam kehamilan.