Abstract :
Latar Belakang: Masa perimanepause memasuki usia 40 tahun yang mengalami siklus menstruasi anovulatoar. Angka kejadian hipertensi pada ibu premenopause sebesar 75 % yang disebabkan karena obesitas, kurang gerak/latihan fisik, dan faktor tingginya konsumsi garam dalam makanan. Hipertensi pada siklus reproduksi sering menjadi polemik yang mengganggu terutama saat kehamilan, persalinan, nifas dan masa premenopause hingga menopause. Komplikasi akibat hipertensi yang tidak segera di tangani adalah kerusakan jantung, gagal jantung, dan stroke serta kematian. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap tekanan darah pada ibu premenepause di Desa Way Harong Wilayah Pusesmas Way Lima Pesawaran Lampung. Metode Penelitian: pre-eksperimental, rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu premenepause yang mengalami Hipertensi Derajat I, dengan responden sebanyak 30 orang ibu perimanepause, teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling Hasil: Ada pengaruh pemberian terapi air rebusan daun terhadap tekanan darah pada ibu premenopause di Desa Way Harong Wilayah Pusesmas Way Lima Pesawaran Lampung dengan hasil p-value 0,000 < 0,05 Simpulan: Rerata tekanan darah sistolik 135,85 mmHg dengan min 131 mmHg , max 139 mmHg dan rerata tekanan darah diastolik 89,00 mmHg dengan min 85 mmHg max 92 mmHg. Diharapkan terapi rebusan daun salam dapat digunakan sebagai terapi dalam menurunkan tekanan darah pada ibu premenopause yang mengalami hipertensi.