Abstract :
Latar Belakang: Masa bayi merupakan tahapan dimana pertumbuhan dan perkembangan terjadi sangat cepat, hingga usia 12 bulan (Dewi, 2018). Menurut WHO, 2017, secara global sekitar 20-40% bayi usia 0-3 tahun mengalami masalah keterlambatan dalam proses perkembangan. Data nasional menurut Kementrian Kesehatan Indonesia bahwa pada tahun 2014, 13%- 18% anak balitadi Indonesia mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan (WHO,2019). Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang pijat bayi usia 0-12 bulan Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi 0-12 bulan sebanyak 50 orang. teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling Hasil: mayoritas berpengetahuan baik ada 36 (72,0%) Ibu. Sedangkan mayoritas responden pernah mendapatkan informasi pijat bayi 0-12 bulan ada 46 orang (92,0%). Berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas responden berpendidikan tinggi (SMA, PT) ada 35 (70,0%). Sebagian besar usia responden masuk dewasa akhir (26-35 tahun) yaitu ada 35 orang (70,0%). Ada hubungan pengetahuandengan sumber infomasi (P-value: 0,029 dan OR 9,45), pendidikan (P-value:0,000 dan OR 66.0 ), dan umur (P-value: 0,009 dan OR 0,181). Simpulan: seluruh variable terdapat hubungan dengan pengetahuan pijat bayi.