DETAIL DOCUMENT
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SIRUP SARI BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) DENGAN METODE DPPH (1, 1-Difenil-2-Pikrilhidrazil)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ayu Kumala Sari, Diah
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2023-11-22 02:01:50 
Abstract :
Latar belakang: Sirup buah merupakan sirup yang aroma dan rasanya ditentukan oleh bahan dasarnya yaitu buah. Tujuan pada penelitian ini untuk mengevaluasi konsentrasi sari buah jeruk nipis yang menghasilkan mutu fisik sirup paling baik dan mengeanalisis nilai IC50 pada sediaan sirup sari buah jeruk nipis. Metode: Buah jeruk nipis dibuat sediaan sirup dengan metode pencampuran, dan mengevaluasi sediaan sirup jeruk nipis. Variasi konsentrasi sari buah jeruk nipis yang digunakan yaitu 25%, 30% dan 35%. Evaluasi yang dilakukan meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, bobot jenis dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Analisis statistik menggunakan SPSS versi 26. Hasil: Pengujian mutu fisik sirup sari buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) berdasarkan parameter organoleptik (bentuk, warna, bau, dan rasa) homogenitas, pH berkisar 4,03-4,50, viskositas 37,60-45,88 cPs, bobot jenis 1,247-1,260. Pengukuran absorbansi untuk mengetahui aktivitas antioksidan vitamin C. Nilai IC50 Vitamin C 11,04 ppm, Sari buah jeruk nipis 21,54 ppm, F1 (25%) 46,54 ppm, F1 (30%) 41,48 ppm, F3 (35%) 33,96 ppm. Kesimpulan: Konsentrasi sari buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang menghasilkan mutu fisik sirup paling baik yaitu pada formula 3 dengan penambahan konsentrasi zat aktif 35%, berdasarkan uji organoleptik, homogenitas, pH, bobot jenis, dan viskositas memenuhi syarat. Nilai IC50 pada F1 (25%) sebesar 46,54 ppm, F2 (30%) sebesar 41,48 ppm, dan F3 (35%) sebesar 33,96 ppm. Kata kunci: formulasi, sirup, jeruk nipis, antioksidan, DPPH. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo