Abstract :
Teknologi kesehatan yang sudah diterapkan di rumah sakit di
antaranya adalah e-prescribing atau resep elektronik. Kesalahan resep adalah
sumber kesalahan terbesar yang dapat dicegah di rumah sakit menurut Institute of
Medicine resep elektronik dapat mengurangi jumlah kesalahan dan memang
berdampak pada hasilnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui
bagaimana tingkat kepuasaan pasien dan bagaimana hubungan karakteristik
responden terhadap pelayanan resep elektronik yang di terapkan pada pasien
farmasi rawat jalan RSI-SA.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan
rancangan penelitian Cross Sectional yang dilakukan dengan menggunakan data
primer terhadap pasien rawat jalan di RSI-SA dengan instrumen penelitian
kuesioner. Responden penelitian ini adalah pasien farmasi rawat jalan di RSI-SA
yang dipilih berdasarkan kriteria eklusi-inklusi dengan jumlah responden 80
orang.
Hasil: Dari lima dimensi kepuasaan diperoleh hasil persentase kepuasaan pasien
pada masing-masing dimensi kepuasaan, 83% Kehandalan (Reliabilty), 82% Daya
Tanggap (Responsivness), 83% Jaminan (Assurance), 83% Empati (Emphaty) dan
83% Bukti Fisik (Tangibels) dengan rata-rata persentase skoring sebesar 83%,
pada hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara usia,
pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi
RSI-SA.
Kesimpulan: Disimpulkan dari hasil penelitian bahwa tingkat kepuasaan
responden sebesar 83% dan dapat dikategorikan bahwa pasien merasa sangat puas
terhadap pelayanan resep elektronik di farmasi rawat jalan RSI-SA..