Abstract :
Kosmetik anti aging merupakan sediaan yang kerjanya
menghambat proses kerusakan pada kulit sehingga mampu menghambat
timbulnya tanda penuaan pada kulit. Penggunaan kosmetik yang banyak
digunakan mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo adalah kosmetik anti aging,
namun mahasiswa cenderung kurang mengamati suatu produk yang dibeli dan
digunakan. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran penggunaan dan
aspek keamanan dalam pemilihan kosmetik anti aging pada mahasiswa
Universitas Ngudi Waluyo.
Metode : Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel
penelitian berjumlah 110 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner
kemudian dilakukan analisis uji Univariat untuk mengetahui gambaran
penggunaan kosmetik anti aging.
Hasil : Hasil penelitian ini sebanyak 104 mahasiswa (94,5%) mengecek kemasan
(tidak rusak/ cacat/ jelek) dan expired date/kadaluwarsa saat memilih dan
menggunakan kosmetik anti aging. Sebanyak 105 mahasiswa (95,5%)
berpendapat bahwa produk tersebut tidak memberikan iritasi/alergi terhadap kulit.
Pada aspek keamanan kosmetik didapatkan sebanyak 108 mahasiswa (98,2%)
memilih dan menggunakan merek kosmetik anti aging yang bersertifikat halal dan
BPOM.
Kesimpulan : Disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Ngudi
Waluyo melakukan pengecekan kemasan (tidak rusak/ cacat/ jelek), kadaluwarsa
saat memilih dan menggunakan kosmetik anti aging, berpendapat bahwa produk
tersebut tidak memberikan iritasi/alergi terhadap kulit, dan memilih kosmetik anti
aging yang bersertifikat halal dan BPOM.