Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ayu Kusuma Wardani, Annisa
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2023-11-23 08:22:58
Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang memiliki
risiko morbiditas dan mortalitas tinggi yang membutuhkan perawatan jangka
panjang. Pembiayaan kesehatan di Indonesia semakin meningkat, maka perlu
dilakukan analisis efektivitas biaya agar dapat membantu dalam pengambilan
keputusan pemilihan obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui analisis efektivitas biaya penggunaan obat hipertensi
amlodipin & candesartan pada pasien hipertensi di Klinik Merah Putih Ungaran
Metode : Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan
data pasien hipertensi rawat jalan dan didapatkan sampel yang memenuhi kriteria
inklusi sebanyak 50 pasien. Untuk mengurangi masalah pembiayaan kesehatan
diperlukan analisis efektivitas biaya dan menghitung nilai ACER dan ICER.
Hasil :Biaya medik langsung Amplodipine 5mg Rp. 82.270, Amplodipine 10mg
Rp. 71.650, Candesartan 8mg Rp. 91.000, Candesartan 16mg Rp. 111.040.
Penelitian menunjukkan persentase efektivitas terapi dari penggunaan amlodipine
5 mg sebesar 50%, amlodipine 10mg sebesar 33,3%, candesartan 8 mg sebesar
54,5% dan candesartan 16 mg sebesar 46,6%. Efektivitas biaya berdasarkan
ACER Candesartan 16mg Rp 23.489 dan perhitungan ICER Candesartan 16mg &
Candesartan 8mg Rp. 25.050.
Kesimpulan :Biaya medik langsung hipertensi di Klinik Merah Putih Ungaran
Amplodipine 5mg Rp. 82.270, Amplodipine 10mg Rp. 71.650, Candesartan 8mg
Rp. 91.000, Candesartan 16mg Rp. 111.040. Nilai ACER adalah Candesartan
16mg sebesar Rp 23.489. ICER adalah Candesartan 16 mg & Candesartan 8mg
dengan nilai ICER sebesar Rp. 25.050.