Abstract :
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghentikan
reaksi oksidasi, dengan mengikat radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif,
sehingga kerusakan sel akan dihambat. Antioksidan bisa diperoleh dari tanaman
herbal. Kulit buah naga merah dan buah parijoto merupakan tanaman yang berasal
dari alam yang memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian untuk
menganalisis aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak kulit buah naga merah dan
esktrak buah parijoto yang berdasarkan nilai IC 50 .
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental di laboratorium untuk
menganalisis kandungan metabolit sekunder flavonoid, fenolik, tanin, alkaloid,
saponin dan aktivitas antioksidan ekstrak tunggal kulit buah naga merah (1:0) dan
buah parijoto (0:1) serta kombinasi kulit buah naga merah dan buah parijot
dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1 menggunakan metode DPPH.
Hasil: Ekstrak kulit buah naga merah dan buah parijoto mengandung metabolit
sekunder flavonoid, fenolik, tanin, alkaloid, saponin. Kuersetin sebagai kontrol
positif diperoleh IC 50 sebesar 5,01 ppm. aktivitas antioksidan ekstrak tunggal kulit
buah naga merah (1:0) dan buah parijoto (0:1) serta kombinasi kulit buah naga
merah dan buah parijoto dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1 secara berurutan
adalah 6,87 ppm, 8,39 ppm, 8,96 ppm, 6,43 ppm, 5,40 ppm.
Kesimpulan: Aktivitas antioksidan kombinasi kulit buah naga merah dan buah
parijoto dengan perbandingan 2:1 memiliki aktivitas antioksidan paling baik
dengan IC 50 sebesar 5,40 ppm dan termasuk potensi antioksidan yang sangat kuat.
Terdapat perbedaan aktivitas antioksidan pada perbandingan kombinasi ekstrak
kulit buah naga merah dan buah parijoto.