DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAN SARI BUAH BIT (Beta vulgaris L.) DENGAN METODE FRAP DAN DPPH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rahmayanti, Farah Diah
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2023-12-05 01:40:38 
Abstract :
Buah bit atau Beta vulgaris L. dikenal memiliki berbagai manfaat dan mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, triterpenoid, steroid, dan fenol. Senyawa tersebut diduga memiliki kemampuan menghambat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan ekstrak dan sari buah bit dengan metode FRAP dan DPPH. Metode : Buah bit diekstraksi dengan metode maserasi dan dilakukan uji metabolit sekunder secara kualitatif. Uji aktivitas antioksidan ekstrak dan sari buah bit dilakukan dengan metode FRAP dan DPPH dengan parameter nilai IC 50 . Uji statistik dengan One Way ANOVA dan uji LSD untuk mengetahui perbedaan hasil antar sampel. Hasil : Rendemen yang dihasilkan sebesar 35,5%. Ekstrak buah bit positif mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, triterpenoid, steroid, dan fenol. Ekstrak dan sari buah bit memiliki nilai IC 50 sebesar 2,935±0,081 ppm dan 4,33±0,128 ppm menggunakan metode FRAP serta 14,253±0,181 ppm dan 16,688±0,157 ppm menggunakan metode DPPH. Nilai IC 50 dianalisis secara statistik dinyatakan normal dan homogen, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara sampel ekstrak dan sari dengan nilai Sig. 0,000 (p-value < 0,05) dengan metode FRAP dan DPPH. Simpulan : Ekstrak dan sari buah bit memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat (IC 50 <50 ppm) dengan metode FRAP dan metode DPPH dengan perbedaan hasil yang signifikan. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo