Abstract :
Bakteri Streptococcus mutans merupakan bakteri gram positif
yang lengket pada email gigi dan mengakibatkan gangguan bau mulut/ halitosis.
Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan tanaman yang memiliki
aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan dibuat
dalam bentuk sediaan mouthwash. Pada penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis aktivitas antibakteri sediaan mouthwash ekstrak daun kemangi
(Ocimum basilicum L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans.
Metode : Metode penelitian ini eksperimental laboratorium dengan pembuatan
sediaan mouthwash ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) disertai uji
evaluasi sediaan berupa uji organoleptik, pH dan viskositas. Uji aktivitas
antibakteri dengan metode difusi cakram terhadap bakteri Streptococcus mutans
menggunakan 5 kelompok : kontrol positif disc antibiotik doxycycline, K-, F1
konsentrasi ekstrak 2%, F2 konsentrasi ekstrak 2,5% dan F3 konsentrasi ekstrak
3%.
Hasil : Pengujian evaluasi sediaan mouthwash ekstrak daun kemangi (Ocimum
basilicum L.) berdasarkan parameter organoleptik (bentuk, warna dan bau),
parameter bentuk sediaan berupa cairan dengan warna putih pucat-kecoklatan
lebih gelap dan bau khas mentol, pH berkisar 6,82-6,87, viskositas 3,17-3,44 cP.
Pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan
diameter hambat K- (kontrol negatif) 0 mm, F1 (2%) 5,08 mm, F2 (2,5%) 4,86
mm, F3 (3%) 3,58 mm dan K+ (doxycycline disc) 5,60 mm.
Kesimpulan : Sediaan mouthwash ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.)
memiliki hasil uji evaluasi yang baik dengan hasil memenuhi persyaratan. Uji
aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans memiliki kemampuan
menghambat yang lemah.