Abstract :
kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Tanaman herbal yang mengandung
antioksidan alami salah satunya adalah tanaman telang (Clitoria ternatea L.). Tujuan
penelitian untuk menganalisis metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan daun dan
bunga telang. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan menganalisis metabolit
sekunder dan aktivitas antioksidan daun dan bunga telang. Penelitian ini menggunakan
ekstrak tunggal daun dan bunga telang serta kombinasi dengan perbandingan (1:1),
(2:1) dan (1:2). Konsentrasi yang digunakan yaitu 20, 40, 60, 80 dan 100 ppm. Aktivitas
antioksidan dilakukan analisis data menggunakan SPSS. Ekstrak daun dan bunga telang
positif mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin.
Ekstrak tunggal daun telang dengan IC 50 sebesar 118,363 ppm, ekstrak tunggal bunga
telang dengan IC 50 sebesar 66,626 ppm serta kombinasi daun dan bunga telang dengan
perbandingan (1:1) dengan IC 50 sebesar 53,324 ppm, (2:1) dengan IC 50 sebesar 53,324
ppm dan (1:2) dengan IC 50 sebesar 35,161 ppm. Aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak
daun dan bunga telang dengan perbandingan (1:2) memiliki potensi paling baik dengan
nilai IC 50 sebesar 35,161 ppm kategori sangat kuat. Terdapat perbedaan signifikan
ekstrak tunggal dan kombinasi daun dan bunga telang.