Abstract :
Hipertensi emergensi merupakan tekanan darah sistolik ?180
mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ?120 mmHg terkait dengan kerusakan
organ vital akut. Tujuan penelitian untuk menganalisis profil pengobatan dan lama
perawatan pasien hipertensi emergensi di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo
Ambarawa.
Metode: Penelitian dilakukan secara observasional dengan metode deskriptif
analitik. Data retrospektif yang diperoleh menggunakan total sampling sebanyak
19 rekam medik pasien hipertensi emergensi di RSUD dr. Gunawan
Mangunkusumo Ambarawa periode Januari-Juni 2022 yang memenuhi kriteria
inklusi dan eksklusi.
Hasil: Karakteristik pasien hipertensi emergensi di RSUD dr. Gunawan
Mangunkusumo Ambarawa meliputi jenis kelamin perempuan (57,89%) dan usia
55-64 tahun (26,32%). Profil pengobatan pasien hipertensi emergensi di IGD,
meliputi golongan ARB (Candesartan Oral) sejumlah (68,42%) dan Diuretik
(Furosemid Intravena) sejumlah (21,05%). Sedangkan untuk di Rawat Inap yaitu
kombinasi ARB (Candesartan Oral) dan Diuretik (Hidroklorotiazid Oral)
sejumlah (36,84%). Lama perawatan pasien hipertensi emergensi selama dirawat
inap yaitu 4-7 hari sejumlah (52,63%).
Kesimpulan: Profil pengobatan pasien hipertensi emergensi di IGD RSUD dr.
Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, meliputi golongan ARB (Candesartan
Oral) sejumlah (68,42%) dan Diuretik (Furosemid Intravena) sejumlah (21,05%).
Sedangkan untuk di Rawat Inap yaitu kombinasi ARB (Candesartan Oral) dan
Diuretik (Hidroklorotiazid Oral) sejumlah (36,84%). Lama perawatan pasien
hipertensi emergensi selama dirawat inap yaitu 4-7 hari sejumlah (52,63%).