Abstract :
Pencegahan komplikasi Diabetes Melitus dapat dilakukan
dengan berbagai cara salah satunya yaitu meningkatkan pengetahuan penderita
Diabetes Melitus mengenai pencegahan komplikasi melalui edukasi. Tujuan
penelitian ini mengetahui pengaruh edukasi dengan media leaflet terhadap
pengetahuan pencegahan komplikasi pada pasien prolanis Diabetes Melitus di
Puskesmas Debong Lor Kota Tegal.
Metode : Metode penelitian yaitu eksperimen dengan desain pra eksperimental
serta rancangan One Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel yaitu
accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 34 responden. Intervensi yang
dilakukan pemberian edukasi mengenai pencegahan komplikasi Diabetes Melitus
dengan media leaflet. Instrumen yng digunakan kuesioner dan teknik analisa data
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil : Hasil uji validitas dan reliabilitas dari kuisioner menunjukkan hasil valid
dan reliabel. Karakteristik responden berdasakan jenis kelamin didominasi oleh
perempuan sebanyak 29 orang (85,3%), berdasarkan usia responden terbanyak
pada usia 45-59 tahun yaitu 18 orang (52,9%), karakteristik berdasarkan pekerjaan
terbanyak yaitu ibu rumah tangga 20 orang (58,8%), dan berdasarkan pendidikan
terakhir terbanyak yaitu SD 16 orang (47,1%)). Tingkat pengetahuan sebelum
diberikan edukasi terbanyak yaitu dalam kategori kurang 20 orang (58,8%) dan
sesudah diberikan edukasi terbanyak pada kategori baik 23 orang (67,6%) Hasil
uji normalitas menunjukkan data tidak terdistribusi normal. Hasil uji Wilcoxon
Signed Rank Test penelitian diperoleh nilai Asym.sig 2 tailed 0,000 kurang dari
0,05 menunjukkan terdapat perbedaan hasil pengetahuan pencegahan komplikasi
sebelum dan sesudah dilakukan edukasi.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi dengan media leaflet terhadap
pengetahuan pencegahan komplikasi pasien Prolanis Diabetes Melitus Puskesmas
Debong Lor Kota Tegal.