Abstract :
Latar Belakang: Data Riskesdas, prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan
hasil pengukuran ?18 tahun memiliki kecenderungan meningkat yaitu sebesar
34,1% pada tahun 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan darah antara
lain asupan zat gizi seperti asupan lemak dan asupan natrium.
Tujuan: Mengetahui hubungan asupan lemak dan asupan natrium dengan tekanan
darah pada perempuan usia 25-45 tahun.
Metode: Studi korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian
adalah seluruh perempuan usia 25-45 tahun di Desa Lerep. Sampel 96 orang
dengan metode proportional random sampling. Pengambilan data tekanan darah
menggunakan sphymomanometer air raksa, asupan lemak dan asupan natrium
menggunakan lembar Food Frequency semi kuantitatif. Analisis bivariat
menggunakan uji koefisien kontingensi (?=0.05).
Hasil: Asupan lemak paling banyak dalam kategori baik yaitu 91,7%. Asupan
natrium paling banyak dalam kategori baik yaitu 85,4%. Tekanan darah
tinggi/hipertensi 49 orang (51,0%) dan tidak hipertensi 47 orang (49,0%). Tidak
ada hubungan asupan lemak dengan tekanan darah (p=0.101). Ada hubungan
asupan natrium dengan tekanan darah (p=0.001).
Simpulan: Tidak ada hubungan asupan lemak dengan tekanan darah tetapi
tekanan darah pada perempuan usia 25-45 tahun di Desa Lerep berhubungan
dengan asupan natrium.
Kata Kunci: Lemak, Natrium, Tekanan Darah
Kepustakaan: 51 (2014-2023)