Abstract :
Latar Belakang: Sirup sari buah adalah sediaan cair yang dibuat dari larutan gula
kental dengan rasa dan aroma yang diperoleh dari buah segarnya. Buah semangka
merah berbiji (Citrullus lanatus) mengandung likopen tinggi yang memiliki
aktivitas sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk
memformulasi sirup sari buah semangka merah dan mengetahui aktivitas
antioksidan berdasarkan % inhibisi dan nilai IC50.
Metode: Penelitian bersifat eksperimental menggunakan 3 variasi konsentrasi sari
buah semangka merah berbiji yaitu 25%, 30%, dan 35% dalam sediaan sirup
dengan 3 kali pengulangan. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji
homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji bobot jenis, dan uji aktivitas antioksidan
IC50 metode DPPH.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan sirup sari buah semangka
merah memenuhi persyaratan uji karakteristik fisik yaitu berbau khas semangka
dengan rasa manis dan berwana merah, tidak terdapat gumpalan, pH ± 6, bobot
jenis 1,29 ? 1,26, dan viskositas 44 ? 47 cPs. Hasil uji aktivitas antioksidan nilai
IC50 pada sediaan sari sirup buah semangka merah berbiji dengan konsentari sari
buah F1 (25%) 49,637 ppm; F2 (30%) 44,648 ppm; dan F3 (35%) 41,104 ppm.
Kesimpulan: Sari buah semangka merah dengan variasi konsentrasi 25%, 30%,
dan 35% dapat diformulasikan sebagai sediaan sirup. Pada F3 (35%) menujukkan
formula sediaan terbaik berdasarkan karakteristik fisik dan nilai IC50 buah
semangka merah berbiji memiliki potensi sangat kuat (41,104 ppm). Pada uji Post
Hoc Tukey semua perlakuan nilai IC50 sig 0,000 (p sig < 0,05) yang berarti
memiliki nilai signifikan berbeda bermakna.
Kata kunci: Sirup, sari buah, semangka merah berbiji, antioksidan, DPPH