DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT DISTRES DENGAN LUARAN KLINIS PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Kurnia Putri, Fanisa
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2023-12-15 01:55:24 
Abstract :
Latar belakang: Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2 adalah distres oleh lemahnya sensitivitas insulin akibat tingginya kadar hormon kortisol, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat distres dengan luaran klinis pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Wilayah Kabupaten Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan korelasi (correlational research) dengan metode kuantitatif dan pendekatan studi cross sectional. Sampel berjumlah 64 responden, penelitian dilakukan pada bulan Mei dan Juni 2023. Data yang digunakan berupa hasil pengisian kuesioner DDS-17 dan data HBA1c. Hasil: Pengukuran tingkat distres pasien secara urut diperoleh hasil dengan kategori tidak distres/normal sebanyak 10,94%; sedang 42,18%; berat 46,87%, dengan pengendalian HBA1c terkendali 15,7%; tidak terkendali 84,4%. Hasil penelitian tingkat distres dengan HBA1c dengan pengujian Spearman diperoleh nilai P-value 0,000 < 0,05 dan correlation coefficient 0,602. Simpulan: Rata-rata pasien mengalami distres kategori berat. Data pengujian Spearman menunjukan hubungan yang kuat antara tingkat distres dengan HBA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Wilayah Kabupaten Semarang. Kata Kunci: Distres, HBA1c, Diabetes Melitus 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo