DETAIL DOCUMENT
VALIDITAS INDEKS MASSA TUBUH (IMT) WHO DAN ASIA PASIFIK DALAM MEMPREDIKSI HIPERTENSI PADA WANITA USIA 19 – 54 TAHUN DI PERUSAHAAN GARMEN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
NUR ARYANI, AISYAH
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2023-12-15 02:16:05 
Abstract :
Latar Belakang: Saat ini terdapat 2 klasifikasi IMT yaitu IMT WHO dan Asia Pasifik yang memiliki standar klasifikasi yang berbeda. Oleh karena itu penting untuk menentukan ketepatan penggunaan IMT WHO dan Asia Pasifik untuk skrining. Tujuan: Untuk mengetahui validitas Indeks Massa Tubuh (IMT) WHO dan Asia Pasifik dalam memprediksi hipertensi pada wanita usia 19 ? 54 tahun di Perusahaan Garmen Metode: Jenis penelitian diagnostik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi wanita yang bekerja di Pabrik X (19-54 tahun). Lokasi penelitian di Perusahaan Garmen. Teknik sampling dengan simple random sampling sebanyak 180 wanita. Data yang di ambil berupa pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer, berat badan menggunakan timbangan berat badan dan tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan sensitivitas dan spesifisitas dengan kurva ROC. Hasil: Responden memilki rata rata IMT 24,75 Kg/m2 . Hasil prevalensi gizi lebih menurut IMT WHO 30,6%. Sedangkan IMT Asia Pasifik 87,8%. Responden tergolong hipertensi 85% dan tidak hipertensi 15%. Hasil kurva ROC terkait IMT 86,6% artinya IMT baik untuk skrining hipertensi. IMT Asia Pasifik memiliki sensitivitas lebih tinggi yaitu (95,4%) dibandingkan IMT WHO (35,9%). Simpulan: IMT Asia Pasifik menunjukkan sensitivitas lebih sesuai dibanding IMT WHO. IMT Asia Pasifik cocok digunakan untuk skrining hipertensi pada wanita dewasa. Kata Kunci : Hipertensi, IMT Asia Pasifik, IMT WHO Kepustakaan : (2014 ? 2023) 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo