Abstract :
Latar Belakang : Kecukupan gizi menjadi hal utama dalam mendukung penampilan prima
seorang atlet saat bertanding. Kekurangan asupan makanan dapat menyebabkan penurunan
berat badan sehingga berpengaruh pada ketahanan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan asupan energi dan zat gizi makro dengan ketahanan Kardiorespirasi pada
atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLOPD) Kota Salatiga
Metode : Penelitian menggunakan observasional korelatif dengan pendekatan cross sectional.
Penelitian ini dilakukan di PPLOPD Kota Salatiga pada bulan Juli 2023 sampel atlet usia 13-
18 tahun sebanyak 52 orang menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpulan data
menggunakan kuesioner recall 2x24jam, stopwatch, timbangan digital, microtoise. Ketahanan
kardiorespirasi diukur menggunakan test Cooper lari 2400m. Analisis bivariat dengan uji
Pearson, dan Spearman (?>0,05).
Hasil : Rata-rata hasil asupan energi 74,05% ± 21,16%, protein 69,98% ± 25,40%, lemak
68,8% ± 26,48%, karbohidrat 54,98% ± 18,90% dan ketahanan kardiorespirasi 791,75 detik ±
137,52 detik. Terdapat hubungan antara asupan energi dan protein dengan ketahanan
kardiorespirasi dengan masing-masing nilai p sebesar 0,001 dan 0,002 (p<0,05). Tidak terdapat
hubungan antara asupan lemak dan karbohidrat dengan ketahanan kardiorespirasi nilai p
sebesar 0,269 dan 0,714 (p>0,05).
Simpulan : Terdapat hubungan antara asupan energi dan protein dengan ketahanan
kardiorespirasi atlet. Tidak terdapat hubungan antara asupan lemak dan karbohidrat dengan
ketahanan kardiorespirasi atlet.
Kata Kunci : Asupan Energi, Zat Gizi Makro, Atlet, Ketahanan Kardiorespirasi