Abstract :
Latar Belakang : Roti manis dapat dibuat dengan menggunakan bahan dasar tepung
yang lain selain tepung terigu. Salah satu alternatif bahan yang dapat digunakan dalam
pembuatan roti manis adalah substitusi tepung mocaf. Penambahan tepung daun kelor
sebagai pewarna alami roti manis untuk meningkatkan nilai gizi dan tingkat kesukaan.
Sebagai sumber protein ditambahkan kacang merah sebagai isian roti manis. Kacang
merah tergolong bahan pangan yang dapat menunjang peningkatan gizi.
Tujuan : Mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan gizi roti manis subtitusi tepung
mocaf dan daun kelor (moringa oleifera lamk.) dengan Isi Pasta Kacang Merah
(Phaseolus Vulgaris L.)
Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Perlakuan yang digunakan
formulasi roti dengan tepung terigu, tepung mocaf, tepung daun kelor yaitu Formulasi 1
(80:20:3), Formulasi 2 (70:30:5), Formulasi 3 (60:40:7). Kemudian dilakukan uji
tingkat kesukaan. Analisis kandungan gizi protein dengan kjeldahl, lemak dengan
soxhlet, dan karbohidrat dengan perhitungan by dIfference
Hasil : Penelitian ini menunjukkan hasil uji tingkat kesukaan roti manis yang paling
disukai oleh panelis adalah formula 1 (80:20:3). Kandungan zat gizi roti manis formula
1 diperoleh hasil rata-rata kadar air 27,9%, kadar abu 2,36%, protein 7,08%, lemak
4,98%, karbohidrat 57,58%
Simpulan : Formulasi roti manis terbaik yang disukai panelis adalah F1. Kandungan
gizi kadar air, kadar abu, protein, dan karbohidrat sudah memenuhi syarat mutu SNI.
Sedangkan kadar lemak melebihi syarat mutu SNI.
Kata Kunci : Roti Manis, MOCAF, Daun Kelor, Kacang Merah