Abstract :
Latar Belakang: Nugget merupakan makanan siap saji yang dapat diterima oleh
masyarakat karena lebih praktis, ekonomis dan mudah untuk dikonsumsi. Nugget
dapat dibuat dari berbagai jenis daging baik itu daging ayam, sapi maupun ikan.
Modifikasi olahan nugget yaitu belut dengan penambahan jantung pisang kepok,
bertujuan untuk meningkatkan kandungan protein dan serat.
Tujuan : Mendiskripsikan tingkat Kesukaan dan kandungan zat gizi protein, serat
kasar nugget belut dengan penambahan jantung pisang kepok.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Experimental Design. Membuat
nugget belut dengan penambahan jantung pisag kepok dengan F1 (80% : 20%),
F2 (70% : 30%), F3 (60% : 40%). Analisis tingkat kesukaan dengan 25 panelis
agak terlatih. Analisis kandungan protein menggunakan metode Semimikro
Kjeldhel dan serat kasar menggunakan metode Gravimetri.
Hasil: Tingkat kesukaan dengan rata-rata F1 (66,4%), F2 (68,2%) , F3 (66,4%).
Kandungan zat gizi nugget belut dengan penambahan jantung pisang kepok
dengan rata-rata protein yaitu 11,97 % dan kadar serat kasar yaitu 1,33 %.
Simpulan : Formulasi Nugget belut dengan penambahan jantung pisang kepok
perbandingan (70% : 30%) merupakan formulasi yang paling disukai. Kandungan
zat gizi nugget berupa protein 11,97 gram per 100 gram dan serat kasar 1,33 gram
per 100 gram.
Kata Kunci: Nugget, Belut, Jantung pisang kepok, Protein, Serat kasar