Abstract :
Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan aturan pakai
memicu munculnya resistensi antibiotik dan mengancam keselamatan pasien.
Salah satu faktor yang mempengaruhi penggunaan antibiotik salah satunya yaitu
tingkat pengetahuan. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan
DAGUSIBU antibiotik pada Masyarakat Kelurahan Gedanganak Kecamatan
Ungaran Timur Kabupaten Semarang Tahun 2023.
Metode: Penelitian pre eksperimental dengan pendekatan one group pre-posttest,
dan bersifat prospektif dengan menggunakan media leaflet tentang DAGUSIBU
antibiotik. Jumlah sampel 50 masyarakat di Kelurahan Gedanganak yang diambil
dengan teknik non probability sampling. Data penelitian dianalisis dengan uji
paired t-test dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil: Tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi dengan kategori baik
sebanyak 2 responden (4,00%), kategori cukup 19 responden (38,00%), dan
kategori kurang 29 responden (58,00%). Setelah pemberian edukasi responden
kategori baik sebanyak 42 responden (84,00%) dan kategori cukup 8 responden
(16,00%). Hasil uji paired t-test terdapat perbedaan yang signifikan tingkat
pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi dengan nilai Sig. 0,000.
Simpulan: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan masyarakat di Kelurahan
Gedanganak tentang DAGUSIBU antibiotik sebelum dan setelah diberikan
edukasi dengan media leaflet.