DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KADAR HbA1c DAN GDP PADA PASIEN DIABETES MELITUS PESERTA PROLANIS DI KLINIK GRACIA UNGARAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rachma Sari, Novita
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2023-12-21 08:08:33 
Abstract :
Pencapaian target terapi pasien diabetes melitus (DM) dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah tingkat pengetahuan pasien tentang penyakit dan tatalaksana pengobatnnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien DM dengan kadar HbA1c dan gula darah puasa (GDP). Metode :Penelitian ini merupakan deskriptif korelasional, yang dimana penelitian ini menelaah hubungan antara dua variabel pada suatu situasi atau kelompok subjek pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan cross sectional. Sebanyak 60 respon yang diteliti dan telah memenuhi syarat kriteria inklusi dan eklusi. Penelitian ini juga menggunakan instrumen DKQ24 untuk mengukur tingkat pengetahuan. Data tingkatpengetahuan, kadar HbA1c dan GDP dianalisis menggunakan Spearman test corellation. Hasil : Penelitian menunjukan bahwa sebanyak 22 pasien laki ? laki dan 38 pasien perempuan. Tingkat pengetahuan pasien pada kategori baik sebanyak10%, kategori cukup sebanyak 36% dan kategori kurangsebanyak 53%. Gambaran kendali HbA1c sebanyak53,33% terkendali dan 46,67% tidakterkendali. Gambaran kendalikadar GDP sebanyak8,33% terkendali dan 91,67% tidak terkendali. Uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat kontrol HbA1c dengan tingkat pengetahuan (p-value 0,617) dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kontrol GDP (p-value0,089). Simpulan : Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat hubunganantaratingkat pengetahuan dengan tingkat kontrol HbA1c maupunGDP. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo