Abstract :
Skizofrenia adalah kondisi beragam yang berlangsung lama
ditandai dengan delusi dan halusinasi. Tanda kognitif seperti pikiran,
pembicaraan, perilaku dan emosi tidak normal. Gejala kognitif seperti gangguan
fungsi sosial dan psikologis. Tujuan penelitian untuk mengetahui Tingkat
Pengetahuan dan hubungan antara usia, jenis kelamin dan semester terhadap
pengetahuan skizofrenia pada Mahasiswa Farmasi Universitas Ngudi Waluyo.
Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional secara
Prospektif. Pengambilan data menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan
70 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dilakukan
uji validitas dan reliabilitas. Tingkat Pengetahuan dibagi menjadi 3 kategori yaitu
Kurang (<60%), Cukup (60%-75%), dan Baik (76%-100%). Kemudian untuk
mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin dan semester terhadap tingkat
pengetahuan menggunakan Crosstab dan Chi-Square.
Hasil: Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Farmasi Universitas Ngudi Waluyo pada
Indikator Pengertian kategori baik (98,6%), Jenis Skizofrenia kategori baik
(97,1%), Gejala kategori baik (92,9%), Faktor Risiko kategori kurang (41,7%),
Tatalaksana Terapi kategori baik (85%) dan efek samping kategori kurang
(57,1%). Dari hasil Chi-square menunjukan hubungan antara usia dengan
pengetahuan p-value 0,281. Jenis kelamin dengan pengetahuan p-value 0,406 dan
semester dengan pengetahuan p-value 0,408.
Simpulan: Gambaran Pengetahuan Tentang skizofrenia Pada Mahasiswa Farmasi
Universitas Ngudi Waluyo yaitu mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan baik
dengan persentase 85%. Uji Chi-Square diketahui tidak terdapat hubungan
bermakna antara usia, jenis kelamin, dan semester terhadap pengetahuan
skizofrenia dengan nilai p-value ?0,05.