Abstract :
Kaptopril adalah inhibitor enzim pengubah angiotensin yang
digunakan dalam pengobatan hipertensi dan gagal jantung. Bioavalibilitas sangat
mempengaruhi produk tersebut. Kaptopril sebagai anti hipertensi memiliki
karakteristik stabil pada pH 1,2. Peningkatan pH menyebabkan degradasi,
sehingga perlu dilakukan formulasi sistem penghantaran kaptopril dengan sistem
floating. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh polimer dan
komponen effervescent terhadap kekerasan dan kerapuhan tablet kaptopril
menggunakan sistem floating.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan tema kajian
pengaruh polimer dan komponen effervescent terhadap kekerasan dan kerapuhan
tablet kaptopril sistem floating yang menggunakan 5 jurnal,yaitu 2 jurnal nasional
terakreditasi SINTA, dan 3 jurnal internasional terakreditasi SCIMAGO.
Hasil : Kelima artikel, formula kaptopril sistem floating membutuhkan komponen
polimer dan effervescent. Polimer yang digunakan yaitu polimer sintetik (HPMC
K4M, HPMC K15M, HPMC K100M, Etil Selulosa, SCMC, Pektin) dan polimer
alami (Badam Gum, dan Karaya Gum). Bahan effervescent Na bikarbonat, Asam
Sitrat, Na alginat, dan Kalsium Klorida pada tablet floating kaptopril memberikan
pengaruh baik terhadap sifat fisik granul, tablet, maupun pelepasan tablet. Hasil
kekerasan berkisar 4,1 - 8,85%, kerapuhan 0,085 - 2,199%, dan floating time 0 -
720 detik. Semakin banyak HPMC yang ditambahkan akan meningkatkan
kekerasan tablet, menurunkan waktu alir, kecepatan disolusi dan floating time.
Sedangkan semakin banyak komponen effervescent yang ditambahkan akan
menurunkan kerapuhan serta floating time tablet kaptopril.
Kesimpulan : Sistem floating tablet kaptopril memiliki komposisi polimer dan
bahan pengeffervescent yang mempengaruhi karakteristik fisik tablet kaptopril
berupa kekerasan, kerapuhan, dan floating time tablet.