Abstract :
Apotek sebagai fasilitas kesehatan primer yang menjangkau
seluruh lapisan masyarakat. Faktor lokasi sebagai salah satu aspek penting bagi
keberhasilan suatu apotek, hal ini berkaitan dengan distribusi jumlah dan
pemerataan lokasi apotek. Persebaran apotek yang tidak merata dapat berdampak
terhadap perkembangan dan mutu pelayanan kefarmasian di apotek. Tujuan dari
penelitian ini adalah memberikan gambaran distribusi apotek, gambaran jumlah
resep dan jumlah kunjungan konsumen apotek, dan mengetahui aksesibilitas
masyarakat dengan apotek di Kecamatan Ungaran Timur.
Metode : Deskriptif dengan pendekatan metode kuantitatif yang berlandaskan
pada filsafat positivisme. Pengambilan data menggunakan Teknik total sampling
dengan 15 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Hasil : Distribusi apotek di Kecamatan Ungaran Timur belum merata masih
terdapat 4 kelurahan yang belum memiliki apotek yaitu Kelurahan Kawengen,
Kalikaye, Beji, dan Mluweh. Jumlah kunjungan konsumen dan jumlah resep
kelurahan Sidomulyo memiliki rerata jumlah kunjungan konsumen dan jumlah
resep tertinggi dan sebagian besar pengunjung datang ke apotek untuk
memperoleh obat tanpa resep. Hasil aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan
apotek yaitu terdapat 6 Kelurahan yang memenuhi syarat Kemenkes (1:10.000).
Simpulan : Distribusi apotek di Kecamatan Ungaran Timur belum merata dengan
sebagian besar pengunjung datang ke apotek untuk memperoleh obat tanpa resep
dan aksessibilitas masyarakat terhadap pelayanan apotek belum tercapai
seluruhnya.