Abstract :
Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia
setiap tahunnya. Penting bagi pasien untuk memahami instruksi pengobatan agar
tingkat kepatuhan dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh pemberian video edukasi terhadap kepatuhan minum obat pada pasien
hipertensi di Puskesmas Bergas.
Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan non randomized control group
pretest posttest design dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel
menggunakan Purposive Sampling dan didapatkan sampel sebanyak 30 responden
dengan 15 responden sebagai kelompok kontrol dan 15 responden sebagai
kelompok perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan
independent sample t-test dengan kuesioner MMAS-8 dan Pill Count.
Hasil : Hasil penelitian berdasarkan MMAS-8 di Puskesmas Bergas pada
kelompok kontrol sebelum intervensi menunjukkan kepatuhan rendah (86,7%),
sedang (13,3%), dan tinggi (0%). Sedangkan sesudah intervensi menunjukkan
kepatuhan rendah (80,0%), sedang (20,0%), dan tinggi (0%). Pada kelompok
perlakuan sebelum intervensi menunjukkan kepatuhan rendah (73,3%), sedang
(26,7%), dan tinggi (0%). Sedangkan sesudah intervensi menunjukkan kepatuhan
rendah (13,3%), sedang (60,0%), dan tinggi (26,7%). Serta hasil MMAS-8 nilai
sig. uji paired sample t-test yaitu 0,000 (<0,05) dan nilai sig. uji independent
sample t-test yaitu 0,000 (<0,05). Pada Pill Count nilai sig. uji independent
sample t-test yaitu 0,000 (<0,05).
Kesimpulan : Video edukasi dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pada
pasien hipertensi di Puskesmas Bergas.