Abstract :
Pengobatan tradisional dipercayai sejak turun temurun dari
leluhur. Obat tradisional umumnya digunakan sebagai pencegahan penyakit,
meningkatkan kesehatan, dan menjaga stamina tubuh. Data Riskesdas
menunjukkan terjadinya peningkatan pemanfaatan Yankestrad (Pelayanan
Kesehatan Tradisional) pada proporsi rumah tangga yaitu dari 30,1% (2013)
menjadi 31,4% (2018). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis
gambaran dan tingkat pengetahuan penggunaan obat tradisional di RW 06
Desa Purwosari.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan
desain metode Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan Purposive
Sampling didapatkan sampel sebanyak 89 responden. Gambaran dan Tingkat
pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dinilai dengan skala
Guttman (pernyataan benar atau salah) yang telah dilakukan uji validitas dan
realibilitas.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan, gambaran penggunaan obat tradisional di
RW 06 Desa Purwosari, yaitu masyarakat menggunakan obat tradisional
karena mudah didapat, sumber informasi yang didapatkan masyarakat
berdasarkan pengalaman, masyarakat mendapatkan obat tradisional dari toko,
obat tradisional digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang ringan,
bentuk sediaan obat tradisional sering digunakan masyarakat adalah rebusan,
rata-rata lama penggunaan obat tradisional yaitu 2-3 hari, obat tradisional yang
digunakan kebanyakan tidak memunculkan efek samping, masyarakat tidak
mengetahui nama/kandungan obat tradisional yang di konsumsi, dan
masyarakat merasakan tidak ada efek samping setelah mengkonsumsi obat
tradisional. Tingkat pengetahuan masyarakat RW 06 Desa Purwosari tentang
obat tradisional adalah cukup (58,12%)
Kesimpulan : Tingkat pengetahuan masyarakat RW 06 Desa Purwosari
tentang obat tradisional termasuk dalam kategori cukup baik (58,12%) hal ini
berdasarkan masyarakat hanya mengandalkan dari pengalaman saja dalam
penggunaan obat tradisional.