Abstract :
Suspensi adalah sediaan yang mengandung bahan obat padat
dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa. Kolidon
digunakan sebagai Suspending agent karena sifatnya yang stabil dan dapat
meningkatkan viskositas, mengurangi laju sedimentasi, meningkatkan volume
sedimentasi.. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi adanya pengaruh
perbedaan konsentrasi kolidon terhadap sifat fisik sediaan suspensi ibuprofen,
Untuk mengevaluasi konsentrasi kollidon yang paling berpengaruh sebagai
suspending agent terhadap sifat fisik suspensi ibuprofen dan kadar ibuprofen
dalam sediaan suspensi.
Metode: Ibuprofen dibuat sediaan suspensi dengan metode dispersi dan
mengevaluasi sediaan suspensi ibuprofen. Variasi konsentrasi 9%, 9,5%
dan 10%. Evaluasi yang dilakukan meliputi organoleptik, pH, viskositas,
bobot jenis, ukuran partikel, sedimentasi, redispersi dan penetepan kadar
zat aktif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Analisis statistik
menggunakan SPSS versi 26.
Hasil: Pengujian mutu fisik sediaan suspensi ibuprofen berdasarkan parameter
organoleptik (bentuk cair agak kental-cair kental, warna putih, aroma jeruk, dan
rasa agak manis), pH 5, viskositas 117,6-122,6 cP, bobot jenis 1,1306 ?1,1502,
ukuran partikel 3,742-48,490, sedimentasi 0,80-0,88, redispersi 85%-95% dan
Kadar suspensi ibuprofen F1 97,025 %, F2 96,191 %, F3 96,705 %.
Kesimpulan: Pengujian mutu fisik suspensi ibuprofen berdasarkan
parameter organoleptik, pH, viskositas, bobot jenis, ukuran partikel,
sedimentasi, redispersi memenuhi syarat sesuai literatur. Kadar suspensi
ibuprofen memenuhi syarat ibuprofen tidak kurang dari 90,0% dan tidak
lebih dari 110,0%.