Abstract :
Indonesia angka preeklamsia jauh lebih tinggi sekitar 7-10%.
Preeklamsia cenderung meningkat selama 3 tahun di Jawa Tengah. Penyebab
kematiann ibu maternall pada tahun 2021 di Kota Semarang ialah 14, 29%
pendarahan, 9,52% hipertensi dan 76,19 lain-lain. Setiap tahun mengalami
kenaikan.
Tujuan : Menganalisis Profil pasien, Pengobatan dan lama Perawatan Pasien
Preeklampsia di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Kota Semarang.
Metode : Menggunakan metode obeservasional dengan deskriptif dan pendekatan
retropektif. Data yang diperoleh dari telaah rekam medis pasien preeklampsia
rawat inap di RSUP Dr. Kariadi Kota Semarang periode Januari- Desember 2022
yaitu 80 sampel. menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil : Hasil dari 80 rekam medis pasien preeklampsia. Karakteristik pasien
meliputi: usia pasien, usia kehamilan, paritas dan riwayat penyakit. Usia pasien
preeklampsia diantara 20-35 tahun, terjadi pada usia kehamilan trimester ke-3 (28-
42 minggu). Paritas terjadi pada multipara sebanyak 45 pasien (56%). Riwayat
penyakit menjadi faktor terjadinya preeklampsia adalah hipertensi, preeklampsia
berat, Diabetes Mellitus, dan Obesitas. Profil penggunaan obat untuk terapi
tunggal menggunakan metildopa sebanyak 14 pasien (10%) dan terapi kombinasi
paling banyak menggunakan magnesium sulfat, metildopa dan nifedipine
sejumlah 49 pasien (60%). Rata?rata lama perawatan pasien preeklampsia ialah 3
hari.
Simpulan: Penggunaan obat dan lama rawat pasien preeklampsia di RSUP Dr.
Kariadi Kota Semarang paling banyak menggunakan kombinasi magnesium
sulfat, metildopa, dan nifedipine, yang terbukti efektif sebagai pencegah
eklampsia, dan rata-rata lama perawatan selama 3 hari.