Abstract :
Timbal merupakan salah satu logam berat yang bersifat beracun
dan berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Timbal banyak digunakan sebagai
bahan tambahan untuk komponen dalam kosmetik salah satunya adalah bedak.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kadar timbal pada bedak padat dan
bedak tabur yang banyak beredar secara online dan dilakukan validasi metode
dengan parameter linearitas, LOD&LOQ, presisi dan akurasi.
Metode: Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 6 dengan 3 sampel bedak padat
dan 3 sampel bedak tabur yang dijual secara online di Lazada dengan metode
sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Metode pada uji kuantitatif
adalah dengan Spektrofotometri Visible sebagai dan uji kualitatif dengan melihat
endapan pada sampel. Pada uji kuantitatif dilakukan validasi metode dengan
parameter linearitas, LOD&LOQ, presisi dan akurasi.
Hasil: Uji kualitatif menunjukan 2 sampel bedak padat (A dan B) dan 2 sampel
bedak tabur (B dan C) positif mengandung timbal. Rata-rata kadar Pb dalam
bedak padat A 25.675±0,188 mg/kg, bedak padat B 20.673±0,408 mg/kg dan
bedak tabur B 12.217±0,228 mg/kg bedak tabur C 15.302±0,335 mg/kg. Validasi
metode dengan parameter uji liniaritas (koefisien korelasi=0,9988), LOD (2,96
ppm) dan LOQ (10,02 ppm), presisi (%RSD 0,216%), dan akurasi dengan range
%recovery (98,31-107,2%).
Kesimpulan: Dari 6 sampel terdapat 4 sampel positif mengandung timbal dengan
kadar timbal dalam bedak padat dan bedak tabur melebihi persyaratan BPOM >
20 ppm. Metode spektrofotometri Visible yang digunakan memenuhi persyaratan
validasi pada parameter linearitas, presisi dan akurasi dengan nilai LOD sebesar
2,96 ppm, dan LOQ 10,02 ppm.