Abstract :
Nitrit (NO 2 ) merupakan senyawa yang terbuat dari nitrogen
yang telah teroksidasi oleh aktivitas mikroba di laut, darat, dan udara. Kangkung
terdiri dari 2 jenis yaitu Kangkung darat dan Kangkung air.Untuk menganalisis
kadar nitrit pada kangkung darat dan kangkung air
Metode : Analisis kangkung darat dan kangkung air yang didapatkan dari Pasar
Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang.Penetapan kadar dilakukan dengan
metode spektrofotometri visibel. Hasil diolah menggunakan SPSS dan disajikan
dalam bentuk One-Way ANOVA guna melihat apakah ada pengaruh kadar nitrit
pada kangkong darat dan kangkung ai dengan 3 perlakuan berbeda.
Hasil :Hasil pengujian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada
kadar nitrit pada kangkung. Sampel pada kangkung air dilakukan replikasi
sebanyak 3 kali didapatkan hasil sebesar 5.904 (mg/kg); 5.856 (mg/kg); dan 5.88
(mg/kg). Sedangkan kangkung darat sebesar 8.671 )mg/kg); 8.688 (mg/kg); dan
8.776 (mg/kg). Validasi metode pada penelitian ini memenuhi persayaratan
linieritas, akurasi, presisi serta LOD 0,106 ppm danLOQ. 0.354 ppm regresi linier
y = bx + a yang diperoleh dari kurva kalibrasi yaitu y = 0,2144x + 0,1051
memiliki nilai r =0,99911,4 ppm; 1,8 ppm dan 2,2 ppm berturut-turut adalah
97.8% ; 96.7% ; 95.96%
Simpulan : Kadar nitrit pada kangkung air menggunakan metode spektro yang
dilakukan replikasi sebanyak 3 kali didapatkan hasil sebesar 5.904 (mg/kg); 5.856
(mg/kg); dan 5.88 (mg/kg). Sedangkan kangkung darat sebesar 8.671 )mg/kg);
8.688 (mg/kg); dan 8.776(mg/kg).Validasi metode pada penelitian ini telah
memenuhi persayaratan linieritas, akurasi, presisi serta LOD danLOQ.