Abstract :
Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan
gagalnya proses metabolisme yang mengakibatkan naiknya kadar gula darah.
Antidiabetika merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar gula
darah pasien diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi profil
penggunaan obat antidiabetika pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Instalasi
Rawat Inap RSU Puri Asih Salatiga tahun 2022.
Metode: Penelitian deskriptif menggunakan metode retrospektif pada bulan
Februari sampai Maret 2023 dengan pengambilan data rekam medis pasien rawat
inap sesuai inklusi dan eksklusi. Sampel yang digunakan sebanyak 55 pasien.
Teknik analisa data dengan menghitung persentase penggunaan obat antidiabetika
berdasarkan beberapa karakteristik
Hasil: Karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin perempuan 32 pasien
(58,18%), laki-laki 23 pasien (41,82%). Rentang usia paling banyak menderita
DM Tipe 2 yaitu usia 56-65 tahun 26 pasien (47,27%). Penyakit penyerta yang
paling banyak terjadi pada pasien DM Tipe 2 yaitu hipertensi, CKD, IHD dan
dispnea masing-masing dengan persentase 3,63%. Golongan obat paling banyak
digunakan yaitu insulin rapid-acting 13 pasien (29,10%). Jenis obat paling banyak
digunakan yaitu insulin glulisin 10 pasien (18,19%). Tipe penggunaan obat
antidiabetika paling sering digunakan dalam bentuk tunggal 19 pasien (34,55%).
Simpulan: Golongan obat paling banyak digunakan yaitu insulin rapid-acting 13
pasien (29,10%). Jenis obat paling banyak digunakan yaitu insulin glulisin 10
pasien (18,19%). Penggunaan obat antidiabetika paling sering digunakan dalam
bentuk tunggal 19 pasien (34,55%).