Abstract :
Daun kemangi merupakan tanaman herba yang dimanfaatkan
sebagai tanaman obat disebabkan karena adanya kandungan senyawa aktif seperti
alkaloid, fenol, eugenol, asam urosolik, linaleol, methyl carvicol, sitosterol
termasuk juga saponin, flavonoid, triterpenoid dan tanin. Daun kemangi berfungsi
sebagai antipiretik, antifungsi, antiseptic, antibakteri, hepatoprotektor,
imunomodula- tor, antireppelent dan antiekspektoran. Tujuan penelitian ini untuk
mengidentifikasi senyawa fitokimia yang ada pada daun kemangi dan menetapkan
kadar flavonoid total ekstrak daun kemangi menggunakan spektrofotometri uv-
visible.
Metode : Penelitian bersifat eksperimental dengan sampel daun kemangi asal
Bandungan, menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 70%,
untuk menganalisa alkaloid, fenol, saponin, flavonoid, triterpenoid dan tanin
flavonoid dilakukan uji kualitatif dan kuantitatif dan hasil dianalisa dengan spss
16.0
Hasil : HasilHasil rendemen yang diperoleh dari diperoleh ekstraksi
menggunakan metode maserasi maserasi sebesar 4,83%. Penapisan skrining
fitokimia menunjukan hasil positif mengandung kandungan yang diujikan, dan
hasil kandungan senyawa flavonoid total ekstrak daun kemangi sebesar 35,891
mgQE/g ekstrak.
Kesimpulan : Uuji kualitatif pada penelitian ini menunjukan hasil positifyang
bermakna serta pada uji kuantitatif memperoleh hasil flavonoid total 35,891
mgQE/g ekstrak.