Abstract :
Acne vulgaris dapat menyebabkan jaringan parut permanen,
mempengaruhi kualitas hidup dan citra diri secara negatif dan dikaitkan dengan
peningkatan tingkat kecemasan, depresi dan keinginan bunuh diri. Salah satu
penyebab masalah tersebut adalah rendahnya pengetahuan tentang jerawat pada
wajah. Mendeskripsikan tingkat pengetahuan tentang Jerawat, Antiacne dan
Pencegahan Jerawat pada Mahasiswi semeseter VI Program Studi Farmasi
Universitas Ngudi Waluyo
Metode : Desain penelitian dekriptif. Populasi responden pada penelitian ini
adalah Mahasiswi Semester VI Program Studi Farmasi Universitas Ngudi Waluyo
tahun akademik semester genap 2023, dengan responden sebanyak 80 orang
diambil menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data yang
digunakan kuesioner. Data dianalisis berdasarkan persentase scoring dan
menggunakan distribusi frekuensi yang dihitung menggunakan program
pengolahan data SPSS.
Hasil : Tingkat pengetahuan tentang jerawat (Acne Vulgaris) berada dalam
kategori cukup (73,46%), tingkat pengetahuan tentang antiacne kategori baik
(76,53%), tingkat pengetahuan tentang pencegahan jerawat kategori baik
(76,15%).
Simpulan : Tingkat pengetahuan tentang jerawat wajah meliputi pengetahuan
jerawat, antiacne, dan pencegahan jerawat pada Mahasiswi semester VI Program
Studi Farmasi Universitas Ngudi Waluyo berada dalam kategori cukup dengan
rata-rata (75,38%).