DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN USIA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN STRETCH MARK PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BERGAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Dwi Prakasiwi, Febriyanti
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-02-06 06:15:22 
Abstract :
Stretch mark muncul pada masa kehamilan karena kulit mengalami peregangan. Pada masa kehamilan terdapat berbagai macam tanda yang mempengaruhi atau berhubungan dengan bentuk kulit dari seorang wanita yang sedang hamil salah atunya adalah munculnya stretch mark. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan usia kehamilan dengan kejadian stretch mark pada ibu hamil di Puskesmas Bergas. Metode : Desain penelitian ini korelatif. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Bergas yaitu sebanyak 111 orang dengan sampel sebanyak 87 oramg yang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengambilan data adalah kuesioner. Data di analisis menggunakan uji statistik chi square dengan menggunakan soft ware program pengolahan data SPSS. Hasil : Usia kehamilan ibu hamil di Puskesmas Bergas dengan usia kehamilan 24- 30 minggu sebanyak 30 dari 87 responden (34.5%) dan usia kehamilan 31-40 minggu sebanyak 57 dari 87 responden (65.5%), tingkat keparahan stretch mark ibu hamil di Puskesmas Bergas dengan kategori ringan sebanyak 12 dari 87 responden (13.8%) dan kategori parah sebanyak 47 dari 87 responden (49.3%). Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia kehamilan dengan kejadian stretch mark pada ibu hamil di Puskesmas Bergas dengan p value sebesar 0,223 > ? (0,05). Saran : Sebaiknya ibu hamil lebih aktif menggali informasi tentang faktor penyebab munculnya stertch mark selama kehamilan terutama yang berkaitan dengan usia kehamilan. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo