Abstract :
Bullying verbal dapat menyebabkan luka trauma psikologis
pada korban, sehingga akan mempengaruhi pada kehidupan sehari-hari. Dampak
tersebut yang dapat menyebabkan korban bullying ini dapat memiliki penerimaan
diri yang buruk. Remaja korban bullying dapat mengalami penerimaan diri buruk
sedangkan penerimaan diri juga mempunyai pengaruh terhadap kesehatan mental
individu.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan bullying verbal dengan penerimaan diri
pada remaja di SMA Negeri 1 Karanggede.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian yang
digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII yang bejumlah 315 siswa. Teknik
pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling dengan jumlah
sampel sebanyak 177 responden. Data dikumpulkan dengan kuesioner bullying
verbal dan penerimaan diri. Uji statistik ini menggunakan uji Kendall tau.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal pada remaja
sebagian besar dalam ketegori sedang sebanyak 188 siswa (66,7%), dan
penerimaan diri pada remaja sebagian besar dalam ketegori sedang sebanyak 126
siswa (71,2%). Hasil analisi menggunakan uji kendall tau diperoleh nilai p-value
0,048 (?=0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara bullying verbal dengan penerimaan diri
pada remaja di SMA Negeri 1 Karanggede.
Saran : Diharapkan siswa mengetahui adanya tindakan bullying verbal
disekitarnya, dan diharapkan untuk dapat mencegah serta memberhentikan
tindakan bullying verbal, dengan cara melaporkan tindakan tersebut kepada pihak
sekolah.