Abstract :
Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatakan motivasi
ibu hamil dalam melakukan kunjungan antenatal care secara teratur yakni adanya
peran dari bidan sebagai pelaksana dalam memberikan pelayanan yang harus
dimulai dari segi penampilan, sikap dan profesionalisme. Capaian K4 di
Puskesmas Moyo Utara dari tahun 2017 sampai 2022 masih belum mencapai
target 96% yang diharapkan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang
dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Moyo Utara diperoleh, 7 ibu hamil
belum merasakan peran bidan yang nyata dalam memberikan pelayanan.
Sedangkan 3 ibu hamil sudah lebih dari 3 kali dilakukan homecare dan kunjungan
k4 nya sudah terpenuhi.
Tujuan Penelitian : Untuk mengatahui bubungan peran bidan dalam Antenatal
Care (ANC) terhadap K4 di Puskesmas Moyo Utara Kabupaten Sumbawa.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional
dengan pendekatan case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu
hamil trimester III dengan usia kehamilan >36 minggu sebanyak 51 ibu hamil.
Teknik sampling pada kelompok kasus menggunakan total sampling sebanyak 23
responden serta teknik sampling pada kelompok kontrol menggunakan purposive
sampling sebanyak 25 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner
dan data register kohort ibu hamil. Analisis data menggunakan analisis chi-
square.
Hasil Penelitian : Didapatkan sebagian besar responden dengan peran bidan
kurang sebanyak 26 responden (54.2%), dan pada kunjungan K4 lengkap
sebanyak 25 responden (52.1%). Diperoleh nilai p value sebesar 0,008 < ? (0,05),
maka Ho ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara peran bidan dalam
Antenatal Care terhadap kunjungan K4.
Simpulan : Ada hubungan antara peran bidan dalam Antenatal Care terhadap
kunjungan K4. Untuk peningkatan cakupan K4, bidan diharapkan dapat
memanfaatkan media sosial sebagai wadah dalam edukasi kesehatan tentang ANC
yang dapat dibuat semenarik mungkin.