Abstract :
Latar Belakang : Data dari WHO memyebutkan setiap hari di seluruh dunia
terdapat sekitar 830 wanita meninggal karena kehamilan dan persalinan serta 99%
kematian ibu terjadi di negara berkembang. Upaya yang dilakukan pemerintah
untuk menangani penurunan AKI dan AKB dengan pelayanan kesehatan ibu
hamil dengan ibu hamil dengan ANC terpadu dilengkapi pendampingan prenatal
yoga. Akan tetapi program belum berjalan optimal karena kurangnya pengetahuan
ibu hamil tentang prenatal yoga.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang senam
yoga di Puskesmas Jetak Kabupaten Semarang
Metode : Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey..
Populasi penelitian ini ibu hamil di Puskesmas Jetak Kabupaten Semarang,
sampel yang diteliti 47 orang diambil menggunakan metode total sampling. Alat
pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan rumus
distribusi frekueni yang diolah dengan program pengolahan data SPSS.
Hasil : Ibu hamil dalam penelitian ini lebih di dominasi ibu yang tidak bekerja.
Penelitian ini juga menemukan sebagian besar ibu berusia 36-35 tahun,
berpendidikan dasar (SD, MI, SMP, MTs). Ibu hamil dalam penelitian ini
sebagian besar mempunyai pengetahuan yang kurang tentang prenatal yoga
(60,4%) dimana sebagian besar berusia 17-25 (48,3%) dan 26-35 tahun (48,3%),
berpendidikan dasar (SD, MI, SMP, MTs) (48,3%), ibu tidak bekerja (55,2%).
Simpulan :. Pengetahuan ibu hamil tentang senam yoga di Puskesmas Jetak
Kabupaten Semarang sebagian besar kategori kurang.
Saran : Sebaiknya ibu hamil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang
senam yoga.
Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, Senam Yoga