DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN PELAKSANAAN PEMERIKSAAN STANDAR MINIMAL PELAYANAN ANTE NATAL CARE DI PUSKESMAS ATAMBUA SELATAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
KAI BUTI, YOVITA
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2024-02-18 05:00:52 
Abstract :
Latar Belakang : Kunjungan antenatal merupakan akumulatif dari ibu hamil di suatu wilayah yang melakukan kunjungan untuk memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar yang pada kurun waktu tertentu. Pelayanan antenatal minimal dilakukan 4 kali kunjungan dan maksimal 6 kali pemeriksaan yang dilakukan mengikuti standar minimal pelayanan ANC yang terdiri dari10 T antara lain : Timbangan berat badan (BB), ukur tinggi badan (TB), pengukuran tekanan darah (TD) ibu, pengukuran lingkar lengan atas (LiLA), pengukuran dan penentuan tinggi fundus uteri ( TFU ), menentukan presentasi janin dan deteksi denyut jantung janin, pelaksanaan skrining apakah ibu telah mendapatkan imunisasi tetanus toxoid (TT) dan pemberian imunisasi TT, Pemberian tablet besi (90 tablet selama kehamilan), pemeriksaan laboratorium, Pelaksanaan temu wicara dan tata laksana kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan pemeriksaan standar minimal pelayanan ante natal care di Puskesmas Atambua Selatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Menggambarkan pelaksanaan standar minimal pelayanan Antenatal Care di Puskesmas Atambua Selatan. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian metode survey atau deskriptif Hasil : Gambaran pelaksanaan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan dilakukan (100% ),pelaksanaan pemeriksaan tekanaan darah dilakukan (100%),pelaksanaan pemeriksaan LILA tidak dilakukan (68 %),pelaksanaan pemeriksaan TFU di wilayah kerja dilakukan (100 %), pelaksanaan pemeriksaan persentasi janin dan DJJ dilakukan (100%), pelaksanaan pemeriksaan skrining imunisasi TT mayoritas dilakukan (76 %),pelaksanaan pemberian tablet Fe dilakukan (100 %), pelaksanaan pemeriksaan laboratorium mayoritas tidak dilakukan (40%),pelaksanaan penerapan dalam temu wicara konseling mayoritas dilakukan (80%),pelaksanaan penerapan tatalaksana kasus mayoritas tidak dilakukan (36 %). Kesimpulan : pelayanan pemeriksaan pengukuran LILA, skrining imunisasi TT, pemberian tablet Fe, dan pemeriksaan laboratorium belum dilaksanakan secara efektif sehingga belum terpenuhinya pelaksanaan pemriksaan standar minimal pelayanan ante natal sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah. KataKunci : Standar Minimal Pelayanan Ante Natal Care 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo