Abstract :
Pola asuh orang tua merupakan cara orang tua mengarahkan anak,
bagaimana mereka mendidik dan mengajarkan pada anak segala hal. Latar
Perkembangan bahasa pada anak sangat dipengaruhi adanya hubungan yang sehat
antara orang tua dengan anak. Terjadinya keterlambatan berbahasa pada anak
mengakibatkan anak menjadi sulit bersosialisasi dengan teman sebaya maupun
lingkungan sekitar untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan perkembangan
bicara dan bahasa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa Kabupaten
Semarang
Metode : Desain penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian ini balita Puskesmas Ambarawa Kabupaten
Semarang, sampel yang diteliti sebanyak 88 orang diambil menggunakan metode
purposive sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner. Data analisis
menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat
dengan Chi-square.
Hasil : Orang tua yang memiliki balita sebagian besar mempunyai pola asuh
permisif (39,8%). Sebagian besar balita mempunyai perkembangan bicara dan
bahasa normal (62,5%). Ada hubungan yang signifikan pola asuh orang tua
dengan perkembangan bicara dan Bahasa pada Balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Ambarawa Kabupaten Semarang, (p value <0,001)
Simpulan : Pola asuh permisif berpotensi lebih untuk anak mengalami
keterlambatan bicara dan bahasa orang tua harus bisa lebih banyak mengajak anak
berkomunikasi dan berbahasa dalam kegiatan sehari-hari.